Strategi Pendidikan Kewirausahaan di Pesantren Salaf

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Jul 2023 07:17 0 196 Fatiha Media

Judul: STRATEGI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN
DI PESANTREN SALAF

Penulis:
1. Dr. Mustopa, M.Ag.
2. Dr. Nasirudin, M.Ag.
3. Amalia Dwi Fitriani
4. Najwa Nasrina Hanum

Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm

Tebal Buku: 146 hlm

Penerbit: Fatiha Media

Sinopsis:
Penulisan buku ini bertujuan untuk mengesksekusi strategi pendidikan kewirausahan yang di implementasikan oleh pesantren salaf. Penulisan buku ini memperlihatkan bahwa ternyata, tuduhan pola pendidikan pesantren salaf yang mengesampingkan permasalahan keduniaan, nyatanya memiliki pola pendidikan kewirausahaan yang sangat sistematis. Hal ini memberikan penjelasan secara gamblang bagaiamana sistem pendidikan kewirausahan di pesantren salaf sangat terkoordinir dengan baik. Santri yang berada pada usia anak-anak diberikan bekal pendidikan karakter kejujuran, kepemimpinan, memahami peluang, dan kerja sama agar mampu menjadi pengusaha yang membawa maslahah bagi semua umat. Menariknya, pendidikan karakter semacam ini disampaikan dengan cara-cara Islami, yakni menggunakan kajian hadis-hadis Arba’in. Menganggap bahwa pendidikan karakter kewirausahaan saja tidak cukup untuk mencetak usahawan berbakat, santri yang berada pada usia remaja pun diberikan bekal pelatihan untuk mampu memilih bahan baku yang baik, memahami bagaimana dan apa benda yang harus diproduksi, bahkan belajar untuk memasarkan hasil produksinya di internal pesantren. Selain itu, pesantren juga memberikan fasilitas bagi santri dewasa untuk menguasai teknik marketing, bertujuan agar produk yang diproduksi bisa diminati dan dikenal masyarakat luas. Meski demikian, beberapa hal seperti kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas, sarana prasana, dan mitra bestari menjadi faktor yang dapat menghambat pengelola untuk menanamkan pendidikan kewirusahaan. Kontribusi penulisan ini dapat dijadikan pedoman bagi lembaga pendidikan pesantren untuk merumuskan kebijakan agar program pendidikan kewirausahaan dapat dilaksanakan secara maksimal di pesantren salaf.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *