Judul: Potret Pendidikan Karakter di Masa Pandemi
Penulis: Ikhrom, Lulu Muszayanah, dan Dedi Satria
Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm
Tebal Buku: 130 halaman
ISBN: 978-623-8217-02-1
Harga: 55.000
Penerbit: Fatiha Media
Sinopsis:
Ibarat wajah, potret pendidikan karakter di masa emergensi tidak utuh. Pendidikan karakter menyaratkan adanya tiga komponen yang meliputi: moral knowing, moral feeling, dan moral behavior. Karakter yang baik hanya bisa dibentuk dengan melibatkan tiga ramuan: knowing the good, desiring the good, dan doing the good. Selanjutnya diperlukan tiga pembiasaan: pembiasaan dalam pemikiran (habits of the mind), pembiasaan dalam perasaan (habit of the heart), dan pembiasaan dalam Tindakan (habit of the action). Pembelajaran online cenderung hanya menekankan pada aspek kognitif, dan lemah pada aspek sikap dan perilaku. Ketimpangan pencapaian ketiga ranah kompetensi tersebut semakin menguat seiring dikeluarkannya kebijakan Mendikbud tentang kurikulum darurat pandemi. Sementara pendidikan karakter tidak bisa dibentuk tanpa terpenuhinya tiga komponen pendidikan karakter. Potret pendidikan karakterpun menjadi tidak utuh. Potret pendidikan karakter tidak utuh tersebut ditemukan dalam beberapa aspek pembelajaran: dokumen bahan ajar, proses pembelajaran, hasil pembelajaran siswa. Potret tidak utuh pendidikan karakter di masa pandemi semakin nyata ketika dipicu rendahnya minat dan motivasi belajar siswa, hingga efeknya masih terasa sampai saat ini.
Lihat cover:
Tidak ada komentar