
Judul: Pengejawantahan Kristen Moderat: Studi Moderasi Beragama Jemaat Gereja Kristen Jawa Maguwoharjo Yogyakarta
Penulis: Wahid Syafi’i
Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm
Tebal Buku: 132 hlm
Penerbit: FATIHA MEDIA
Sinopsis:
Pewartaan injil menjadi kewajiban bagi umat Kristiani yang beriman, semua itu adalah wujud nyata dari penghambaan yang taat terhadap Tuhan Yesus. Namun pewartaan injil banyak disalah pahami dengan anggapan misi Kristenisasi yang mengkerdilkan makna pewartaan injil harus masuk agama Kristen. Sehingga para anggota gereja banyak yang membawa misi Kristenisasi yang justru berdampak buruk terhadap hubungan antar agama dan negara. Cara berfikir yang salah menjadikan sebagian anggota gereja menjadi Kristen yang eksklusif yang menutup diri terhadap pandangan orang lain selain dari golongannya. Hal inilah yang menjadikan jemaat gereja tidak diterima dilingkungan masyarakat sebab menyebabkan kecurigaan dan permusahan beragama dan bernegara.
Sudut pandang baru tentang pewartaan injil dapat dilihat dengan gamblang di Gereja Kristen Jawa Maguwoharjo dalam moderasi beragama menerapkan sikap kekeluargaan yang berarti setiap jemaat bersikap untuk selalu mengampuni dan menerima kembali dengan tulus para pihak yang telah mengakui kesalahan sebagai wujud nyata kasih. Gereja Kristen Jawa Maguwoharjo menjunjung tinggi relasi yang dapat bekerja sama antar warga jemaat dan dengan pihak luar lembaga gereja juga. Kerja sama tersebut harus didasari dengan sikap menghormati, menghargai, memahami, dan menerima perbedaan dengan semangat dialogis yang membangun. Gereja Kristen Jawa Maguwoharjo mewujudkan sikap kerendahan hati dengan kesediaan untuk berbagi dalam kebaikan bersama di dalam dan di luar gereja.
Sudah selayaknya buku ini menjadi pijakan bagi pemerhati studi agama-agama Indonesia untuk mengetahui tentang apa dan bagaimana sebenarnya moderasi beragama dalam agama Kristen. Maka dari itu buku ini disusun dengan tujuan menjawab kegelisahan tersebut.
“Semoga Tuhan memberkati kita semua”
Tidak ada komentar